PELET DAN PENGASIHAN KEMBANG KANTIL

Rabu, 08 April 2015 | 0 komentar



Tidak dapat dipungkiri lagi kita selaku makhluk sosial haruslah mampu bersosialisasi terhadap sesama, baik itu sesama jenis maupun ke lawan jenis. Terlebih kondisi yang mengharuskan kita untuk mampu “mengambil hati” klien atau siapapun agar mudah untuk diajak bekerjasama di berbagai hal dan bidang namun tidak ada unsur keterpaksaan dari dalam dirinya.

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk dapat mengaktifkan aura positif dalam diri kita sehingga akan terpancar energi dan daya pikat yang luar bisa sehingga dapat kita pergunakan untuk hal “pengasihan” khususnya. Bisa melalui buka aura, pasang susuk emas atau berlian baik di wajah atau di organ tubuh lainnya, dan bisa melalui pelet dan pengasihan yang secara tidak langsung mengandalkan kerja khodam. Diantara banyak keilmuan pelet dan pengasihan, kembang kantil sebagai media pelet pun tidak dapat diremehkan keampuhannya. Namun kembang kantil yang dimaksud adalah kembang kantil khusus yang sudah diritualkan tentunya. Serta sudah diperkenalkan terlebih dahulu si pemegang atau pengguna kembang kantil tersebut dengan khodam keilmuan. Yang selanjutnya si pemegang cukup membaca mantra khusus pemberian khodam, dan kembang kantil tidak perlu dibawa kemana-mana namun cukup ditaruh atau ditinggal di rumah.

Pelet atau pengasihan kembang kantil ini dapat dipergunakan oleh siapapun dan agama apapun, karena cara menggunakannya cukup dengan mengibas-ngibaskan bau aroma kembang kantil ke wajah sambil membaca mantra asli berbahasa jawokan sunda. Selanjutnya pelet kembang kantil langsung dapat dipergunakan, misal untuk memikat hati si fulan bin fulan maka cukup membaca mantra kunci yang ditujukan ke si fulan bin fulan.


Mahar keilmuan pelet dan pengasihan kembang kantil ada 2 (dua) macam, yaitu mahar biasa dan mahar istimewa. Perbedaan di mahar istimewa adalah di power kembang kantil yang pastinya lebih besar, dan dapat dipergunakan secara jarak jauh (tidak bertemu dengan target). Mengenai mahar silakan hubungi langsung via telepon atau SMS.

Secara umum power kembang kantil berfungsi sebagai berikut :

-          Memikat hati sesama jenis maupun lawan jenis
-          Memikat hati pelanggan dagang
-          Partner bisnis atau lawan bisnis
-          Keperluan tender proyek
-          Kewibawaan terhadap atasan dan bawahan
-          Meluluhkan amarah seseorang
-          Meluluhkan hati istri atau suami
Dan banyak kegunaan lainnya

MACAM ILMU SEDOT PUSAKA

Minggu, 05 April 2015 | 0 komentar

Adalah salah satu khasanah keilmuan supranatural yang sudah ada sejak zaman nenek moyang di Indonesia kebanyakan di wilayah Jawa. Dan menjadi kewajiban kita selaku anak bangsa untuk menjaga dan melestarikan keilmuan sedot pusaka tersebut. Secara umum ilmu sedot pusaka adalah keilmuan untuk mengeluarkan benda-benda berupa pusaka yang terpendam di dalam tanah atau disembunyikan oleh ghoib, sedangkan pusaka disini adalah barang atau benda yang mengandung yoni dan khodam atau bisa dikatakan bahwa benda atau barang tersebut memiliki power atau kekuatanghoib. Macam-macam benda pusaka antara lain adalah benda berupa gaman atau senjata seperti keris, pedang, golok, mata tombak, kujang, cundrik, dan sebagainya. Ada juga yang berupa batu jenis akik seperti panca warna, merah delima, batu rubah, fosil, gelang akar bahar,dan sebagainya. Dan ada pula yang berupa makhluk yang diawetkan seperti batara karang, jenglot, rantai babi, dan sebagainya.

Ilmu sedot pusaka sendiri ada beberapa jenis dan ragam keilmuan. Secara umum keilmuan sedot pusaka dibagi menjadi 3 (tiga) macam keilmuan, yaitu :

1.  ILMU ASLI SEDOT PUSAKA. Adalah keilmuan asli yang berfungsi untuk mengeluarkan pusaka terpendam. Keilmuan ini mengandalkan kemampuan dan potensi si pengamal yang merupakan hasil laku tirakat khusus, dan keilmuan akan bekerja jika memang di lokasi benar-benar ada benda pusaka (bukan katanya-katanya saja). Keluarnya benda pusaka tersebut dapat disaksikan secara langsung oleh semua orang baik yang memiliki keilmuan maupun tidak, proses keluarnya benda pusaka seolah-olah bergerak dari dalam tanah ke permukaan tanah secara perlahan-lahan yang selanjutnya harus melakukan sedikit penggalian secara manual untuk mencabut atau mengambil benda pusaka. Benda atau pusaka hasil penyedotan pada umumnya pasti berkarat jika itu jenis gaman, dan pasti tidak mulus jika itu jenis batu akik karena pusaka sudah termakan usia beratus-ratus tahun terpendam di dalam tanah. Kalau keluar jenis gaman seperti keris atau golok pasti berukuran panjang biasanya 30 cm dan bukan barang berukuran kecil seperti yang biasa dijual di toko-toko pusaka. Tuah atau power pusaka pun akan otomatis aktif selama kurang lebih 5 menit setelah tertarik ke permukaan tanah, bisa dibuktikan pasti akan memiliki tuah anti cukur. Untuk mendapatkan keilmuan ini harus melalui laku tirakat cukup berat yang jika si pengamal sudah menguasai keilmuan maka secara otomatis mata dzohir (mata telanjang) si pengamal akan mampu melihat lokasi yang mengandung pusaka yang biasanya berupa bayangan bulat hitam berdiamer sesuai power pusaka. Dan yang pasti akan mampu menyedotnya ke permukaan tanah.

2. ILMU KHODAM SEDOT PUSAKA. Keilmuan ini pun berfungsi sama yaitu berguna untuk menarik atau menyedot pusaka yang awalnya terpendam di dalam tanah atau disembunyikan oleh ghoib. Namun keilmuan ini sangat mengandalkan bantuan khodam atau jin. Dikarenakan sangat mengandalkan bantuan kerja khodam maka si pengamal harus bersedia memberikan imbalan atau bayaran kepada khodam atau jin yang jika “dia” berhasil menarik dan mendzohirkan benda pusaka. Untuk mendapatkan keilmuan ini, si pengamal harus bertemu dan berkomunikasi terlebih dahulu dengan khodam atau jin tersebut, yang nantinya khodam atau jin itu akan memberikan “kata kunci” pemanggilan bisa berupa mantra atau perbuatan seperti harus gebrak tanah 3 (tiga) kali, mengedutkan perut, dan sebagainya yang nantinya si khodam akan bekerja diluar sepengetahuan si pengamal dan jangka waktu 5 sampai 10 menit maka akan ada benda pusaka yang datang secara ajaib. “kata kunci” pemanggilan khodam atau jin akan berbeda-beda disetiap pengamal, hanya si pengamal dan si khodam atau jin saja yang tahu. Laku tirakat untuk bertemu dengan khodam atau jin sedot pusaka bisa melalui pertapaan panjang di lokasi wingit seperti gunung, goa, dan sebagainya. Atau dapat dibantu diperkenalkan oleh guru supranatural yang sudah menguasai keilmuan.

3.   ILMU TRIK SEDOT PUSAKA. Keilmuan ini dibagi 2 (dua) macam, yaitu ILMU TRIK SULAP dan ILMU TRIK KHODAM. 
   - ILMU TRIK SULAP atau kecepatan tangan biasa dilakukan oleh “dukun palsu” yang hanya mengaku-ngaku mampu atau memiliki ilmu sedot pusaka. Biasanya proses penarikan dilakukan ditempat tertutup atau “gelap-gelapan” dan selalu menggunakan wadah bisa berupa baskom, tisu, piring putih dicampur minyak, kembang, air kelapa ijo, dan sebagainya untuk menaruh benda pusaka. Ditambah dengan sedikit “drama” penyedotan pusaka bisa berupa berpura-pura kesurupan, atau berpura-pura sedang berkomunikasi dengan jin penjaga pusaka yang intinya untuk mengelabuhi orang-orang dan dengan sedikit gerakan kecepatan tangan maka pusaka akan tiba-tiba muncul di wadah. Kebanyakan benda hasil tarikan berupa batu akik yang mulus-mulus dan bagus, atau berupa gaman atau senjata berukuran kecil, kalau keluar keris atau golok pasti berukuran hanya sekepalan tangan, tergantung kondisi saat proses penarikan dan keahlian kecepatan tangan si pelaku.

- ILMU TRIK KHODAM hampir sama dengan ilmu trik sulap. Namun bedanya ilmu ini juga mengandalkan kinerja khodam atau jin yang sudah “bersahabat” dengan si pengamal. Sebelum melakukan penarikan pusaka, si pelaku akan menyiapkan benda atau barang pusaka bisa di dalam tas, di kantong celana, atau bisa juga ditinggal di rumah. Misal jika mendapatkan info dari orang bahwa ada keris, maka si pelaku akan menyiapkan keris nya terlebih dahulu, jika infonya adalah batu merah delima, maka disiapkan dulu batu merah delimanya. Yang “keren” nya lagi, proses penarikan benda pusaka benar-benar terjadi secara ghoib, misalnya bisa muncul di dalam buah kelapa yang belum di kupas, bisa di dalam gelas aqua yang belum dibuka, atau bahkan bisa muncul di dalam wadah berupa baskom atau tisu namun si pelaku berada berjauhan dari wadah tersebut. Ilmu trik khodam ini mungkin banyak sekali versinya yang intinya hanya memindahkan benda pusaka yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu. 


BEDAKAN MANA BENDA PUSAKA ASLI DAN PUSAKA PALSU
















DAPAT KERIS JALAK LAGI

Selasa, 24 Februari 2015 | 0 komentar

Setelah berhasil menarik pusaka keris munggahan atau pindahan, lanjut ke tempat sebelah persis di pinggir jalan yang juga masih di kawasan Kemayoran, tepatnya di Jln. Benyamin Suaeb, Kemayoran-Jakarta Pusat. Berdasarkan cerita sejarah dalam kitab babad tanah jawa, jakarta memiliki kisah peperangan antar kerajaan-kerajaan besar yang saling memperebutkan wilayah pelabuhan Sunda Kelapa. Salah satu peperangan besar diantaranya adalah antara kerajaan Demak dengan Portugis (dimenangkan oleh Demak), dan antara Kerajaan Demak dengan kerajaan Banten yang didukung oleh Kolonial Belanda (dimenangkan oleh Banten & Belanda). Salah satu titik lokasi peperangan adalah di Pasar Ikan-Muara Baru (Jakarta Utara) & Kemayoran (Jakarta Pusat). Ratusan bahkan ribuan orang dari kedua belah pihak yang tewas di lokasi tersebut. Terlebih lagi sudah pasti banyak senjata/pusaka yang berjatuhan disana termasuk keris, pedang, golok, dll. 

Hal ini lah yang membuat rasa penasaran apakah masih ada sisa-sisa senjata yang tidak terkena pekerjaan pengerukan. Mungkin saja masih ada satu atau dua pusaka. Ternyata benar masih ada yang tersisa. Ada 3 titik lokasi yang terlihat mengandung pusaka. Nanum berhubung waktu sudah semakin sore, sudah hampir jam 6 sore. Maka mencoba menarik satu pusaka saja dulu. Nanti di lain waktu lanjut lagi.  Kulo nuwun dulu ke penghulu ghoib di lokasi, mantek aji sedot pusaka, lalu melakukan penarikan. Yang serunya saat proses penarikan, terasa klo pusaka seperti tersangkut dengan akar pohon yang cukup besar. Sehingga agak sulit untuk menggeser pusaka agar mendekat dan keluar persis di depan kaki. Tapi gak apa lah dimana saja keluar pusakanya yang penting dapat pusaka. Hehe


Bacakan doa dulu dan kulo nuwun lagi ke penghulu ghoib lalu mengambil sebatang kayu besar untuk memukul batang pohon dengan niat supaya pusaka yang tersangkut di dalam akar pohon bisa mencelat keluar ke dasar tanah. Bismillah,,, gubraaakkk,,, dan seperti terdengar suara sesuatu yang lompat dari dalam tanah. Seletah di cek ternyata benar muncul ujung besi hitam berkarat di dasar tanah. Yakin itu pasti pusaka. Melakukan penggalian sedikit dan ternyata sebilah keris berukuran kira-kira 30 cm. dan lagi-lagi keris berjenis jalak. Tapi gak apalah lumayan buat tambahan koleksi pusaka di rumah. Haha,,

saat mencabut pusaka

original

setelah dicuci

MENARIK PUSAKA MUNGGAHAN

Senin, 23 Februari 2015 | 0 komentar

Dapat info dari seseorang yang katanya di lokasi suka ada pusaka datang di bawah pohon di daerah Kemayoran – Jakarta. Biasanya hal seperti itu adalah pusaka munggahan atau pusaka pindahan. Kenapa bisa pindah ke lokasi itu, mungkin karena disitu ada danyang/penunggu ghoib yang besar dan kuat sehingga suka berdatangan pusaka entah dari mana.

Berbekal niat yang mantab maka coba untuk datang ke lokasi yang dimaksud. Sampai di lokasi memang terasa ada aura yang berbeda, bulu kuduk berdiri secara tiba2 dan jantung berdebar tak henti-hentinya. Baca doa perlindungan ayat kursi untuk benteng diri dan kulo nuwun izin pamit ke penghuni ghoib di lokasi klo ada pusaka yang berjodoh maka silakan dimunculkan. Mantek aji sedot pusaka 3 kali dalam 1 nafas lalu gebrak ke tanah sekeras-kerasnya dengan kaki kanan. Gubraaaakk,,, !! dan tiba2 aura di lokasi secara perlahan2 menjadi mengecil dan menghilang. Bulu kuduk yang awalnya berdiri mulai tidur kembali, dan detak jantung perlahan2 mulai normal. Pertanda mantra mulai bekerja.

Bismillah sambil deteksi di sekeliling pohon dengan memaksimalkan kepekaan untuk mendeteksi keberadaan besi berkhodam. Kadang terdeteksi kadang hilang begitu seterusnya. Tak terasa sudah jam 5 sore berarti sudah 2 jam di lokasi. Tapi belum mengendurkan kemantapan hati untuk mencari posisi pusaka. Dalam hati bertanya2 aneh kenapa bisa begini, hati terasa mantab klo di lokasi ada pusaka tapi kenapa mata tidak dapat melihat dimana lokasinya. Ini pasti pengaruh si danyang/penunggu pusaka yang meng-gendam untuk mengecohkan pandangan mata. Di lokasi memang ada dua pohon besar menjadi target sasaran, saat terdeteksi di satu pohon tiba2 pusaka berpindah ke pohon yang satunya. Beralih ke pohon yang satu maka pusaka berpindah lagi ke pohon satu nya lagi. Begitu seterusnya.


Tubuh mulai kelelahan dan hampir menyerah karena tak terasa sudah jam 5.30 WIB. Hati mulai mengeluh tapi rasa penasaran masih besar, masa sih pusakanya gak kelihatan. Duduk sila sejenak sambil rileks dan bakar rokok satu dua batang sambil merapal lagi mantra sedot pusaka. Kali ini coba baca sambil rileks dan tutup mata dan kulo nuwun lagi ke penghuni pusaka minta dimunculkan pusakanya klo memang berjodoh dengan saya. Pas buka mata, tiba-tiba “jreeeeng,,,, !” terlihat ada besi warna coklat berkarat menancap persis di dalam lobang akar pohon. Yakin itu pasti pusaka. Julurkan tangan sambil bismillah dan mencabutnya dan ALHAMDULILLAH ternyata sebilah keris jalak panjangnya kira-kira 20 cm. dalam hati merasa puas dan lega akhirnya pusaka muncul juga. 

pohon lokasi pusaka

original

setelah dicuci

JALAN-JALAN DAPAT KERIS JALAK

Minggu, 22 Februari 2015 | 0 komentar

Niat sambil hunting pusaka sambil jalan-jalan, tiba-tiba terasa ada getaran aneh merasuk ke tubuh saat di tengah-tengah perjalanan. Persis di pinggir jalan tol arah keluar pintu tol Gunung Putri. Pas tengok ke kiri ternyata benar ada bayangan aneh di pohon karet yang diameter batang pohonnya cukup besar, hampir gak bisa dipeluk. Karena penasaran, coba berhentikan mobil sejenak parkir di pinggir jalan tol sambil celingak-celinguk lihatin sekitar takut ada polisi lewat, bisa kena tilang nanti. Hehe


Dah merasa aman, coba langsung samperin pohon tadi sambil kulo nuwun dan pamit-pamit ke penghulu ghoib setempat sambil deteksi lokasi dan maksimalkan kepekaan di tubuh. Duduk sila sejenak sambil bakar “lisong” sambil mantek mantra sedot pusaka, pas buka mata ternyata benar ada pusaka di dalam semak2 gak jauh dari pohon. Konsentrasi menarik pusaka sambil menvisualkan pusaka bergerak keluar ke permukaan tanah. Dua tiga kali tarikan, tiba2 seperti ada sesuatu yang lompat mencelat dari dalam semak2 ke udara. Karena penasaran, coba samperin ke semak2. Korek2 dan sambil cabut2tin semak2 dan alhamdulillah ada sebatang keris jalak panjangnya kira2 30 cm sudah tergeletak di atas tanah. Alhamdulillah.

original

setelah dicuci

ILMU SEDOT PUSAKA WARISAN KANJENG SUNAN KALIJAGA

Kamis, 06 November 2014 | 0 komentar


 Adalah menjadi kewajiban kita sebagai anak bangsa untuk menjaga dan melestarikan berbagai keilmuan kebatinan yang berasal asli dari Indonesia. Khususnya di daerah Jawa yang juga memiliki banyak beragam keilmuan dan laku tirakat bermacam-macam yang tentunya adalah sebuah sarana mencapai ke derajat “manunggaling kawula gusti” yaitu menyatu dengan keharibaan Ilahi Robbi selaku pemilik tunggal semua keilmuan dan kesaktian di seluruh muka bumi.

Ilmu sedot pusaka adalah salah satu ilmu dari sekian banyak keilmuan kebatinan di wilayah Jawa. Kenapa di Jawa ? karena Jawa adalah pusat peradaban Islam di Indonesia dan menjadi pusat kerajaan hindu-budha dan islam terbesar di Indonesia. Ilmu sedot pusaka termasuk ke dalam jenis ilmu kasepuhan yang  memiliki banyak jenis dan variannya. Jika dibedakan menjadi 2 (dua) maka ilmu sedot pusaka terdiri dari ilmu versi kejawen dan ilmu versi hikmah. Ilmu versi kejawen adalah ilmu dengan menggunakan mantra-mantra berbahasa jawa kuno dan melalui tirakat khusus yang cukup ekstrim, sedangkan ilmu versi hikmah adalah menggunakan ayat/kalimat thoyyibah berbahasa arab yang bisa diambil dari bahasa al qur’an ataupun do’a berbahasa arab.

Ilmu sedot pusaka versih hikmah pun banyak macamnya. Yang pada intinya baik ilmu versi kejawen maupun ilmu versi hikmah adalah semua kembali kepada Sang Tunggal pemilik seluruh ilmu dan kesaktian yaitu Allah SWT. Dan memiliki satu maksud keilmuan yaitu mampu melihat dan menarik keluar (ke alam nyata) berbagai jenis benda pusaka (dari alam ghoib).

Benda pusaka sebenarnya bukanlah benda produksi alam ghoib, namun benda pusaka adalah berasal dari alam nyata milik kita namun diambil dan disembunyikan oleh bangsa ghoib. Seperti halnya keris maupun pedang milik prajurit perang kerajaan zaman dulu yang dibawa ke medan perang yang akhirnya berjatuhan, sehingga disukai oleh bangsa ghoib dan akhirnya diambil dan disembunyikan. Adakalanya benda-benda pusaka itu awalnya tidak berkhodam, namun setelah diambil dan disembunyikan oleh bangsa ghoib maka akhirnya si ghoib berdiam dan tinggal di dalam pusaka tersebut yang akhirnya pusaka itu memiliki khodam atau tuah.

Ilmu sedot pusaka pada umumnya adalah mengandalkan kekuatan dan bantuan khodam dari keilmuan tersebut, sehingga saat kita membaca keilmuan itu maka secara tidak langsung kita memperintahkan khodam ilmu untuk menarik dan mewujudkan pusaka. Namun ada juga ilmu sedot pusaka yang tidak mengandalkan bantuan khodam, tapi murni menggunakan potensi dalam diri kita seperti menggunakan tenaga dalam untuk menarik pusaka dan menggunakan ketajaman mata batin untuk melihat lokasi pusakanya. Dan dari kedua jenis ilmu itu juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Ada sebuah keilmuan warisan dari Kanjeng Sunan Kalijaga sebagai sarana melihat dan menarik pusaka dari alam ghoib. Diantaranya dengan melakukan sholat 1 (satu) rakaat dengan tanpa gerakan rukuk, i’tidal, sujud, dan seterusnya, namun hanya bersedekap saja seperti sholat mayit. Yang dilanjutkan dengan membaca rangkaian tawasul dan wirid hingga hitungan tertentu di lokasi yang dicurigai terdapat pusaka. Dan jika hajat kita diijabah, maka pusaka akan hadir dihadapan kita yang bisa langsung kita ambil dan dites tuahnya. Menurut beberapa pengamal keilmuan ini, kehadiran pusaka biasanya dengan diawali suara-suara aneh dan kilatan cahaya merah yang dapat kita lihat dan dengar. Jadi tidak ada proses perkelahian dan perebutan dengan penjaga pusaka tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan ilmu ini kenapa penjaga pusaka tidak marah jika pusaka itu kita tarik adalah karena ghoib penjaga pusaka merasa puas dengan ritual dan wirid yang kita lakukan dan merasa kita pantas untuk mengambil pusakanya.


Sekian kilasan ilmu sedot pusaka versi hikmah warisan Kanjeng Sunan Kalijaga. Jika berminat akan kami berikan ritual lengkapnya beserta cara menentukan lokasi yang terdapat pusaka. Insyaallah.

CARA MERAWAT DAN MEMANDIKAN PUSAKA

Kamis, 23 Oktober 2014 | 0 komentar

Cara Merawat Pusaka semacam keris,tombak ,dll

Keris – Tosan Aji – atau Pusaka adalah barang budaya. Oleh karena itu tidak pada tempatnya jika kita sembah sebagaimana kita menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Keris Pusaka pada umumnya dibuat oleh Empu dalam keadaan suci lahir-batin dan dalam keadaan dekat dengan Hyang Kuasa. Karenanya sudah sepatutnya keris kita perlakukan dengan hormat sebagai tanda hormat kita kepada sang Empu tadi. Dengan bijak, kita seyogyanya tidak menghina terhadap keris sekalipun kita tidak menyukai keris. Cukuplah jika keris kita simpan di tempat yang terhormat, yang suci, dan dihormati sebagai benda yang diberkati oleh Hyang Kuasa. Keris perlu dirawat sebagai layaknya benda budaya yang bermutu tinggi.

Menurut kebiasaan kuno, setiap pemilik tosan aji pada setiap malam 1 suro/muharram atau malam Jumat dan Selasa Kliwon membakar kemenyan/dupa didekat penyimpanan tosan aji, selain menyajikan bunga-bungaan. Semua bunga dan bakaran dupa itu disajikan sore hari dan baru diundurkan pagi harinya.
Ada mantra-mantra khusus yang mengiringi penyajian dupa dan rupa-rupa bunga yang akan kita lakukan. 
Untuk menjawab bagaimana tatacara yang lebih afdol dengan situasi sakral itu, berikut ini Kami bagikan beberapa mantra yang bisa dipilih salah satu, sesuai dengan keyakinan dan hati nurani kita. 
Berikut beberapa mantra yang dapat kita pertimbangkan ssb :
Mantra-mantra ini biasanya dibaca saat membakar dupa/kemenyan setelah menyajikan bunga telon di dekat tempat penyimpanan keris / tosan aji. Bunga telon terdiri dari : bunga mawar, kenanga, kantil dan melati. Acara ini biasanya dilakukan saat menjelang maghrib pada malam 1 suro/muharram atau Kamis Wage ( Malam Jum’at Kliwon ) dan/atau Senen Wage ( malam Selasa Kliwon/ Anggara Kasih ).

VERSI JAWA UMUM

-Khanjeng Kyai….. ( sebut nama keris /kodham kerisnya )
Dipun caosi dhahar ganda arum sekar arum,
Mugi Gusti Allah paringana pangapunten, wilujeng sak brayat kula,
angsala kabegjan, kamulyan, kaluhuran, kabingahan, kasembadan,
Paringana sandhang kalawan pangan, rejeki ingkang agung,
Angsala margi ingkang gampang,
Ingkang sengit dipunwelehna, ingkang sumedya awon sampun ngantos tumama,
Sageda sembada kuncara….


MANTRA YANG LEBIH ISLAMI

Sebelum membakar dupa, lakukan pembacaan :
-Al Fatikah 3 x - Al Ikhlas 3 x - Surat Al-An’am ayat 103 : 7 x
( surat Al-An’am 103 berbunyi : La tudrikuhul adsoru, wahuwa yu drikul absoro, wahuwa latiful khobir )
- artinya : Penglihatan manusia tidak bisa melihat Allah, tetapi Tuhan melihat/mengetahui segala penglihatan (manusia), Maha Halus dan Maha Waspada ( Tuhan itu ) .
-Lalu dilanjutkan iringan bacaan mantra sebagai berikut :
“Bismilahirohman nirrokhim. Sallalahu Alai Salam :
Gusti Allah nyuwun tumurunipun Aji Ratuning Wesi Pulasani,
Ajiku Rati wesi Pulasani dak jaluk gawemu,
Reksanen badan saliraku lan keluargaku kabeh salawase,
Kabeh umate Allah kang nedya ala kang kawruhan lan kang ora kawruhan, kang nedya namakake pitenah utawa piala utawagegaman sarupane apa bae, BALEKNA, aja nganti gepokan karo aku lan sakeluwargaku.
Saka kersane Allah sira kang dikersakake mbalekake.
Slamet… slamet… slamet salawase.
Qun Fayakun saka kersane Allah Pangeran sesembahanku. – Sallalahu Alai Salam. “


MANTRA BAHASA KAWI ( VERSI JAWA KUNO )

“Om awignam wastu, hanata sara inarcana,
Ulun yun miminta inggita,
De ina nugraha ri adika. Om, om, om. “ - ( mantra dibaca 3 x lalu dupa yang sudah menyala ditaruh ditempatnya )
Artinya : “ Ya Tuhan, jauhkan dari semua halangan. Tuhan kami Maha Kuasa yang kami sembah, Mohon isyarat anugerah dari-Mu yang lebih besar dan lebih kuat. Tuhanku. “


MANTRA VERSI KEJAWEN

“ Sallalahu alaisalam.
Sang lok putih, sang dhel putih, sang ter putih, sang puter putih, sang gumeter putih, sang tes putih, sang les putih.
Sang rasa kang mertapa jroning pusaka, lah padha sira metua.
Iki sekul putih ganda arum minangka tandha asihku,
Dak jaluk gawemu, ewang-ewangana njaga keslametanku sakaluwargaku kabeh ana ngendi bae.
Saka kersane Allah sira kadhawuhan padha mbiyantu uripku.
Ya Hu Ya Hu Ya Hu. “
( untuk keperluan tertentu, dalam kata “Dak jaluk gawemu : …. -bisa diisi dengan keperluan yang diinginkan oleh si pemilik pusaka “ ) 

Ada cara yang paling mudah yaitu kirim surat al fatihah kepada empu pembuat keris dan khodam keris itu sebanyak-banyaknya walaupun tidak tau nama empu atau khodam pusaka itu. sesudah itu olesi dengan minyak non alkohol sesuai dengan selera anda.
 
Piranti pusaka ingkang wonten ing pasarean mriki kulo suwu jemedul kanthi kersaning Gusti Allah.